Tiga Manfaat Blog Buat UKM

Di era komunikasi horizontal sekarang ini konsumen makin kritis, teliti, dan hati-hati. Mereka biasanya akan mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya sebelum membeli suatu produk atau layanan. Mereka tidak akan begitu saja percaya dengan bujukan iklan suatu produk.

Website saja bagi konsumen belum cukup, karena mereka tahu informasi di website biasanya bersifat satu arah. Isinya hanya serangkaian informasi tentang seluk-beluk serta produk atau layanan dari sebuah perusahaan. Selain itu, informasinya jarang di-update.

Konsumen biasanya akan mencari informasi tambahan sebanyak-banyaknya guna mendapatkan informasi yang akurat tentang suatu produk atau layanan. Salah satunya dengan mencari kelebihan dan kekurangan suatu produk dari orang-orang yang pernah memakai produk atau jasa tersebut melalui komentar atau testimoni mereka di blog yang dikelola oleh perusahaan.

Nah, di situlah pentingnya perusahaan diperkuat dengan blog, termasuk bagi perusahaan skala kecil dan menengah. Apa saja kelebihan blog dibandingkan website?

Perusahaan akan lebih mudah bereskspresi.

Sandal Greatvil

Perusahaan akan lebih longgar dan lentur menyampaikan informasi tentang berbagai hal menyangkut produk atau layanan yang diberikan perusahaan.

Perusahaan secara tidak langsung dapat mengedukasi konsumen.

Misalnya melempar informasi tentang produk-produk yang akan diluncurkan, wacana peluncuran produk baru, atau rencana pengembangan suatu produk.

Perusahaan bisa membagi informasinya lewat blog sekaligus memancing respon konsumen atau masyarakat luas. Jika konsumen penasaran, mereka bisa menanggapinya sehingga terlihat respon konsumen tentang produk atau layanan tersebut.

Meyakinkan konsumen.

Konsumen akan lebih yakin ketika ia mengunjungi blog perusahaan setelah melihat perusahaan pemilik blog tersebut terlihat aktif menangani project, mengadakan event penjualan dan promosi, maupun interaksi dengan para klien.

Apakah perusahaan Anda sudah memiliki blog? Jika belum ada baiknya untuk segera membuatnya dan mengintegrasikannya ke website perusahaan. Percayalah, Anda akan mendapatkan respon atau informasi berguna dari konsumen yang tidak Anda peroleh dari website perusahaan.

***

(Tony Burhanudin)

Sumber: netpreneur.co.id